Alami Surplus, Ekspor Sebesar USD90,58 Juta Mampu Topang Impor Sulsel
15 Maret 2018 20:15

MAKASSAR, INIKATA.com – Neraca perdagangan Sulsel mengalami surplus sebesar USD10,32 juta. Hal itu ditopang akibat meningkatnya nilai ekspor sebesar USD90,58 juta pada bulan Februari 2018.

Demikian yang disampaikan oleh Kepala Bidang Statistik Distribusi, Akmal saat ditemui di Kantor BPS Sulsel, Jl H Bau, Makassar, Kamis (15/3/2018).

“Nilai ekspor saat ini tumbuh 37,13 persen jika dibandingkan pada bulan Januari sebesar USD66,06 juta. Sementara impor mengalami penurunan 3 persen periode yang sama,” sebut Akmal.

Peningkatan ekspor Sulsel pada bulan Februari 2018 ditopang dari berbagai komoditi. Diantaranya, nikel, biji-bijian berminyak, tan obat, garam, belerang, kapur, ikan udang dan hewan tidak bertulang, serta getah dan damar.

“Saat ini nikel nilai ekspor ke Jepang sebesar USD67,24 juta atau setara 74,23 persen, biji-bijian berminyak dan tan obat USD6,36 juta (7,02 persen) diekspor ke Thiongkok, garam, belerang dan kapur USD2,92 juta (3,23 persen) dari total ekspor sebagian besar diekspor ke Australia.

Kemudian, disusul ikan udang dan hewan tidak bertulang lainnya USD2,59 juta (2,86 persen) diekspor terbesar ke Jepang, lak gentah dan damar USD2,48 juta (2,74 persen) dan lainnya, USD8,99 juta (9,92 persen),” rincinya.

Sementara, perkembangan impor pada bulan Februari 2018 sebesar USD80,26 juta, terjadi penurunan 3,00 persen jika dibandingkan dengan nilai impor pada bulan Januari 2018, USD82,74 juta, paparnya. (**)