Anak-anak Terlibat Dalam Kampanye, Begini Tanggapan Menteri PPPA
16 April 2018 22:04
Yohana Susana Yembise (Foto: Edo/Inikata)

JAKARTA, INIKATA.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Susana Yembise menyebut, keterlibatan anak-anak didalam aktifitas kampanye di berbagai daerah masih sering terjadi, apa lagi di tahun politik saat ini anak anak menjadi korban.

“Kami tetap melindungi anak-anak supaya jangan terlibat dalam aktivitas kampanye-kampanye politik, anak-anak itu sampai 18 tahun mereka seharusnya ke sekolah, belajar kalau di ajak kampanya kan kasian,” kata Yohana. Usai rapat dengar pendapat dengan komisi VIII DPR RI. Senin (16/4/2018).

Yohanna menyebutkan, pembentukan penitipan anak di berbagai daerah memang sangat di perlukan, semisalnya orang tuanya mengikuti atau akan melakukan kampanye si anak seharusnya di titipkan ketempat penitipan anak.

“Untuk mengantisipasi keterlibatan anak-anak saat kampanye, kiranya akan dibuat tempat penitipan anak di berbagai daerah, orang tua bisa kampanye anaknya pun bisa bersekolah dan bermain,” ucap Yohanna.

Selain itu, Yohanna menambahkan, pemerintah juga akan melakukan koordinasi terhadap pertai politik, karena yang sudah bisa memberikan suarah salah satunya adalah pemilih pertama bagi anak-anak yang duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).

“Kami juga meminta kepada parpol untuk menyeleksi dimana anak-anak yang terlibat dalam politik itu seperti apa dan harus di jaga hak mereka terlebih lagi perlindungan khusus kepada mereka bagi pemilih pemula,” tutupnya. (**)