Andi Sudirman: Pemerataan Pembangunan di Bone Hak Warga
17 April 2018 10:39
foto: ist

MAKASSAR, INIKATA.com – Calon Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nomor urut 3 Andi Sudirman Sulaiman (Andalan) mendengarkan keluhan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bone yang belum yang merata.

Untuk itu, Andalan bertekad menilai pemerataan pembangunan adalah hal yang urgent untuk dilakukan, termasuk di kabupaten Bone. Sebab, pembangunan merata merupakan hak setiap warga masyarakat.

“Kami berslogan kerja nyata, pembangunan infrastruktur jalan dan listrik merupakan hak semua warga. Untuk itu, Kami akan mendorong pemerataan pembangunan sampai di pelosok daerah terpencil,” kata Andi Sudirman dihadapan warga, Senin (16/4/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Andi Nurtam selaku Tim Sukses Kordinator Desa pasangan Prof Andalan, menyampaiakan berbagai permasalahan yang masih dihadapi warga desa. dari belum ada aliran listrik hingga masih jalan setapak.

Untuk itu, Andi Nurtam berharap agar pemerataan pembangunan infrastruktur jalan dan listrik bisa merata sampai ke daerah terpencil. Dia yakin pasangan Prof Andalan akan mampu mewujudkan mimpi warga desanya.

Menurut Andi Nurtam, pihaknya percaya program kerja nyata pasangan Prof Andalan, program yang masuk akal, karena telah terbukti sukses dilaksanakan Prof Nurdin dalam membangun Banteng.

Menurut Tim Pemenangan Prof Andalan Nugie, untuk mempercepat pemerataan pembangunan Prof Andalan telah menyiapkan 3 Rencana Strategis (Renstra) yang mendesak dilakukan untuk membangun Sulsel.

Pertama, percepatan pembangunan infrastruktur jalan provinsi dengan target 3 tahun tuntas. Sebab, menurut Andi Sudirman, hal itu merupakan urat nadi perekonomian daerah.

Kemudan yang kedua, membangun fasilitas kesehatan yang berkualitas dan merakyat yang dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat Sulsel. Apalagi masyarakat Sulsel selama ini masih kesulitan mendapatkan akses kesehatan yang memadai, dikarenakan kurangnya rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang ada di Sulsel yang berstandard.

Dan yang ketiga, pengembangan pusat industri untuk menunjang perekonomian tiap daerah. Pusat industri penting keberadaanya, karena bisa menyerap tenaga kerja, mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebab, dengan mengolahnya berbagai komoditas yang ada di Sulsel menjadi barang jadi akan nilai tambah yang didapatkannya.

“Prof Andalan telah menyiapkan 3 rencana strategis untuk membangun Sulsel menjadi lebih baik, dan itu mendesak untuk dilaksanakan,” pungkas Nugie. (**)