oleh

Bawaslu Janji Tindak Tegas ASN yang Terlibat Politik Praktis

MAKASSAR, INIKATA.com – Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan Laode Arumahi segera menindak jika terdapat laporan atau temuan terhadap keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) selama pilkada serentak 2018.

“Kami tidak segan-segan akan menindak jika ada terduga pelanggaran ASN dalam Pemilihan nantinya,” pungkas Arumahi saat ditemui diKantor Bawaslu, Sabtu (17/3/2018).

Iya menyebut saat ini Bawaslu telah melaporkan 39 ASN ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk di proses lebih lanjut. Tujuh diantaranya adala Guru Besar.

“7 guru besar, 1 dari Bantaeng dan 31 dari Gowa. Untuk masalah sanksi nanti KASN yang tentukan, kami hanya memberikan bukti pelanggaran mereka,” katanya.

Selain itu, Ia juga mengungkapkan bahwa ada tim paslon gubernur–wakil gubernur Sulsel juga menjadi temuan Bawaslu. Dari empat paslon peserta Pilgub Sulsel, tiga diantaranya melakukan pelanggaran administrasi.

“Juga ada temuan terhadap tiga Paslon Gubernur yang melanggar kode etik masalah baliho, dan kami sudah menyurati KPU Sulsel untuk segerah membereskan masalah ini,” tutupnya. (**)

Komentar