oleh

Belum Terpilih Prof Andalan Terus Pacu Pertumbuhan Sulsel

MAKASSAR, INIKATA.com — Belum terpilih sebagai Pemimpin Sulawesi Selatan, Pasangan Prof. H.M. Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman (Prof. Andalan) terus melakukan inovasi demi menuju Sulsel yang lebih jaya kedepan.

Hal itu sesuai dengan pertemuannya dengan Vice President Director NIKKO Securities di Rumah Perjuangan Prof. Andalan, Sabtu(26/5/2018).

Kurang lebih sisa sebulan menuju waktu pencoblosan, dukungan dan dorongan untuk Prof. Andalan pimpin Sulsel terus berlimpah, kali ini datang dukungan dari Negeri Jepang.

NIKKO Securities siap menjadi mitra strategis Pemerintah Sulsel jika Prof.H.M. Nurdin Abdullah terpilih menjadi Gubernur Sulsel pada Pilihan Daerah serentak 27 Juni 2018 mendatang.

Vice President Director NIKKO Securities, Tetsuo Takatsugu, memaparkan tentang jaringan keuangan yang kuat dan luas yang mereka miliki untuk menunjang Pemerintah Provinsi Sulsel jika dipimpin Prof. Andalan.

NIKKO Securities yang merupakan milik Bank terkemuka Jepang, SMBC, memiliki jaringan keuangan dengan Bank Dunia, Jetro, dan JICA.

Takatsugu mengatakan, Prof HM Nurdin Abdullah dinilai bersih dan diyakini satu-satunya yang bisa menumbuhkembangkan investasi di Sulsel.

Selanjutnya Menurut dia, informasi bahwa Prof HM Nurdin Abdullah banyak melakukan inovasi dan berbagai kemudahan untuk pengembangan investasi di Bantaeng sudah bukan berita yang baru lagi.

“Di Bantaeng sudah terbukti. Banyak investor masuk Bantaeng karena bupatinya (Prof HM Nurdin Abdullah) melakukan berbagai inovasi dan sederet kemudahan,” jelasnya.

Kunjungan NIKKO datang di Makassar untuk menemui khusus Pasangan Calon yang terkenal dengan Kerja Nyata dan merupakan satu- satunya yang bergelar Professor.

“Saya datang sejak Kamis 24 Mei 2018. Saya mau dengar langsung dari Prof Nurdin Abdullah tentang kerjasama apa saja yang diberikan ke investor di Bantaeng dan nanti di Sulsel,” ungkap Takatsugu.

Calon Gubernur Sulsel Nomor Urut 3 Prof HM Nurdin Abdullah mengatakan, untuk mempercepat pembangunan di Sulsel ke depan harus dibackup dana dari swasta.

“Kehadiran NIKKO yang memiliki jaringan keuangan dan pasar internasional sangat penting untuk mendorong percepatan pembangunan di Sulsel,” jelasnya.

NIKKO Sucurities menurut Takatsugu siap menjadi mitta strategis dan memfasilitasi pemerintah Sulsel untuk koneksi dengan lembaga keuangan internasional dalam pembiayaan pembangunan.

Infrastruktur yang membutuhkan pembiayaan besar yang bisa dibiayai menurut Takatsugu meliputi transportasi rel kereta api, jalan tol, pelabuhan, kawasan industri, dan industri pengolahan hasil pertanian. (**)

Komentar