oleh

Berkat Tol, Walikota Semarang Tak Perlu Lakukan Contra Flow

SEMARANG, INIKATA.com – Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, memasuki H-3 Lebaran, arus lalu lintas di jalur mudik kota Semarang belum terlihat ada kemacetan berarti yang harus disikapi secara khusus.

Kondisi tersebut didapati saat Walikota Semarang, Hendrar Prihadi melakukan pemantauan arus lalu lintas pada sejumlah ruas jalur mudik di kota Semarang.

Ruas-ruas tersebut antara lain di Jalan Pamularsih, Krapyak serta Madukoro dan area wilayah Simpang Lima, kota Semarang.

Bersama jajaran kepolisian dari Polrestabes Semarang, Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut berkeliling untuk memastikan kenyamanan pemudik yang melintas pada jalan-jalan di kota Semarang.

Dirinya pun beberapa kali singgah ke beberapa posko mudik untuk mengamati kepadatan jalan dari dalam posko terpadu yang didirikan oleh berbagai elemen masyarakat di kota Semarang.

Saat berada pada posko Mudik Terpadu Polrestabes Semarang di Krapyak, Walikota Hendi mengapresiasi upaya pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi yang telah membangun Tol Trans Jawa melewati kota Semarang.

Pasalnya, walaupun pada mudik lebaran tahun ini baru dapat dibuka secara fungsional, tetapi telah mampu mengurangi kemacetan mudik di kota Semarang yang bahkan masih terjadi pada tahun lalu.

“Saya rasa dampak pembangunan Tol ini benar-benar terasa di kota Semarang, seperti yang telihat bahwa ruas-ruas jalan di Kota Semarang masih lancar, sehingga sampai H-3 ini belum perlu diberlakukan Contra Flow,” tegas Hendi.

“Ditambah lagi dengan adanya kebijakan penambahan cuti bersama dari pak Presiden ini saya rasa sangat tepat, terbukti kemacetan di kota Semarang tidak terjadi karena kepadatan pemudik terbagi,” pungkas Hendi menampik prediksi kota Semarang yang dikatakan akan menjadi titik kemacetan terparah jalur mudik tahun ini.

Sebelumnya, prediksi kota Semarang sebagai titik kemacetan terparah diungkapkan sejumlah pihak melihat baru bisanya tol trans Jawa menuju Kota Seamarang digunakan secara fungsional.

Namun, ternyata walaupun baru dapat digunakan secara fungsional, tol tersebut justru terbukti telah mampu mengurangi kemacetan.

Padahal di tahun kemarin Walikota Hendi masih harus bekerja keras memberlakukan contra flow untuk mengurai kemacetan di sejumlah ruas jalan kota Semarang. (**)

Komentar