oleh

BKIPM Wujudkan Pelayanan Publik Era Digital

MAKASSAR, INIKATA.com – Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) akan menerapkan gerakan Indonesia melayani mewujudkan pelayanan publik era digital.

“Memberikan pelayanan kepada masyarakat harus inovatif agar tidak tertinggal dalam tatanan global, yang terus berkembang di era digital serba cepat, tanpa batas dan penuh perubahan dengan memanfaatkan teknologi modern,” kata Dr Rina, Kepala BKIPM RI.

Dalam pelayanan publik BKIPM telah menerapkan standar pelayanan publik yang telah diharmonisasi dengan regulasi dan ketentuan yang berlaku.
Dalam rangka mendukung tema tahun ini beberapa hal yang dilakukan BKIPM.

“Keikutsertaan secara aktif dalam Indonesia National Single Window (INSW), Single Submission (SSM) dalam rangka pelayanan satu pintu berbasis Manajemen Resiko (ISRM), pembayaran PNBP dengan sistem Electronic Data Capture (EDC), e-certificate antara Indonesia dan EU, pelaporan karantina berbasis internet (PPK Online), barcoding, dan lain-lain,” jelasnya.

Dalam pekan pelayanan publik tahun 2018, Rina berharap setiap perwakilan BKIPM di daerah dapat memberikan kontribusinya melalui beberapa hal yang dapat memberikan kenyamanan kepada pelanggan, mempercepat proses penyelesaian sertifikat, memperlihatkan keramahan petugas serta berbagai inovasi pelayanan publik.

Selain itu, dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan langsung kepada masyarakat nelayan berupa 200 paket sembako, 2.000 alat tangkap bubu, 19 Sertifikat HACCP, CKIB, CPIB, Traceability, IKI, 10 sterofoam higienis, 1.000 bibit mangrove, 250 kepiting bakau, 2.000 rajungan dan 10.000 bibit kakap putih. (**)

Komentar