Bripda Andi Hidayat Maulana Resmi Dipecat
3 November 2017 20:05
Anggota Polisi Disersi, Nasibnya Dicopot Dari Kesatuan Polres Enrekang

ENREKANG.INIKATA.com-Salah seorang polisi dari Kabupaten Enrekang dicopot dari kesatuannya karena dinyatakan melanggar kode etik. Hal itu terungkap dalam sidang etik Polres setempat karena melakukan disersi.

Kabag Sumda polres Enrekang kompol H.A Aziz Padda mengatakan bahwa proses sidang kode etik dilalui cukup panjang dan memutuskan pemecatan pada anggota.

Keputusan pemecatan anggota berpangkat Bripda Andi Hidayat Maulana Syam itupun telah dikeluarkan oleh Polda sulsel dan segera dieksekusi oleh polres Enrekang.

“Dalam proses sidang yang dijalani selama ini, telah dikeluarkan surat keputusan Polda Sulsel atas pelanggaran sehingga dengan sangat terpaksa dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH),”ujar Aziz, Jum’at (3/11/2017).

Menurutnya, keputusan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) tersebut terbit pada tanggal 31 Oktober 2017 secara personal pada bersangkutan (Bripda Andi Hidayat Maulana Syam) telah diserahkan dan diterima langsung.

“Untuk penyampaian sudah, pelaksanaan resmi pencopotan itu akan dilaksanakan meski tanpa kehadiran bersangkutan namun tidak mempengaruhi keputusan PTDH, karena telah melalui proses sidang komisi kode etik (KKE) profesi polri polda Sulsel,”katanya. (**)

Menanggapi pemecatan anggota PTDH ini, Kapolres Enrekang AKBP Ibrahim Aji mengatakan surat keputusan itu merupakan tindak lanjut keputusan pimpinan dalam rangka merealisikan terwujudnya supremasi hukum internal di lingkungan Polri.

“Ini kasus lama yang lebih paham kabag sumda namun begitu kita tetap memberi hak untuk melakukan pembelaan pada bersangkutan sesuai kapasitasnya,”ucapnya.

Ia menambahkan, PTDH ini merupakan keputusan yang dilematis tapi hal ini diharapkan dijadikan cambuk bagi personel lainnya, serta untuk memberikan rasa keadilan.

“Agar kejadian disersi atau pelanggaran indisipliner lainnya tersebut tidak terjadi di masa yang akan datang dilakukan oleh anggota,”tegasnya. (**)