oleh

Cara Unik Warga Jeneponto Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

JENEPONTO, INIKATA.com– tradisi memperingati Maulid hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW rutin dirayakan setiap tahunnya oleh masyarakat Kabupaten Jeneponto, khususnya warga Sidenre yang kental dengan ciri khas maulid ornamen perahu atau julung-julung.

Tradisi ini sudah melekat dan turun temurun diperingati oleh warga Sidenre, Kelurahan Sidenre, Kecamatan Binamu, Jeneponto, yang mana maulid pertama tahun ini jatuh pada tanggal 1 Desember 2017.

Menurut H Salasia, untuk menyambut peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, warga harus merogoh kocek sekitar 2 juta rupiah.

“satu perahu itu dananya sampai 2 jutaan yang dipakai. Termasuk keseluruhan mulai dari perahunya, sama isinya seperti panci, ember, sarungnya dan semua yang lainnya,” tutur H Salasia, jumat (1/12/2017).

Walau demikian, H Salasia mengaku hal itu sama sekali tidak diwajibkan bagi setiap warga. Sebab dirayakan tanpa ada unsur paksaan.

“Ada tiga kategori maulid perahu ini seperti maulid pengantin baru, maulid orang meninggal, dan maulid biasa. Kalau maulid pengantin baru dirayakan satu kali saja, sedangkan maulid orang meninggal dilaksanakan 3 tahun berturut-turut, dan maulid biasa dirayakan seterusnya tiap tahun,”jelasnya.(**)

Komentar