Demokrat Nilai Hasil Pilkada Jadi Panduan Untuk Koalisi Pilpres 2019
28 Juni 2018 2:20
Ilustrasi Logo Demokrat (INT)

INIKATA.com – Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan menilai hasil Pilkada 2018 menjadi panduan dalam membentuk koalisi Pilpres 2019.

Hal tersebut karena ambang batas pencalonan presiden telah menyandera seluruh partai. Contoh nyata yang terjadi yakni belum adanya calon wakil presiden yang mendampingi Joko Widodo pada Pilpres 2019.

“Presidential Threshold 20 persen ini menyandera kita semua. Menyandera parpol-parpol dengan para calon sehingga orang boleh bilang sudah ada calon presiden, tapi sampai hari ini belum ada janur kuning naik,” ujar Hinca di kantor DPP Demokrat, Jakarta, Rabu, (27/6).

Menurut Hinca saat ini lebih susah menetukan cawapres dibanding capres. Ia kembali memberi contoh kepada Jokowi yang harus harus melibatkan para partai koalisinya untuk menentukan cawapres.

“Sesulit-sulitnya mencari presiden misalnya calonnya itu Pak Jokowi, lebih sulit mencari siapa pasangan cawapres Pak Jokowi,” bebernya.

Lebih jauh Hinca menilai, hasil Pilkada 2018 telah membuka peta koalisi partai dalam mengusung capres dan cawapres.

“Hari ini partai-partai akan berpikir, punya presiden dan wapres atau gagal di parlemen dan malam ini menjadi salah satu batu loncatan siapa berkoalisi dengan siapa,” tandasnya. (Inikata/RMOL)