oleh

Di Pulau Jawa, PPP Unggul Dibanding PKB

INIKATA.com – Pemuncak Pilkada Serentak 2018 untuk level gubernur di Pulau Jawa telah dirilis oleh sejumlah lembaga hitung cepat. Dari hasil itu didapatkan pasangan calon terpilih.

Di Pilgub Jawa Barat dimenangi Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, Pilgub Jateng terdapat paslon petahana yang kokoh, yakni Ganjar Pranowo-Taj Yasin; serta di Jawa Timur dimenangkan oleh Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak.

Menurut pengamat politik dari Indobarometer Muhammad Qodari, ada hal yang menarik di Pilgub Pulau Jawa. PPP yang menjadi parpol pengusung pasangan calon berhasil menghantarkan kandidatnya sebagai pemuncak. Di situ terlihat sekali rivalitas antara partai berlambang kakbah itu dengan PKB. Sebab kedua parpol itu memiliki pemilih.

Jawa Timur yang didominasi PKB dan PDIP, namun pada Pilkada 2018 pasangan yang didukung oleh dua partai tersebut kalah dengan lawannya yang diusung partai lain, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak. Dalam koalisi pengusungan calon itu terdapat PPP.

Begitu juga di Jawa Tengah. PKB pada Pemilu 2014 unggul dibanding PPP. Tetapi di Pilkada ini kalah dari PPP. Bahkan PPP berhasil menempatkan kadernya sebagai wakil gubernur yang menang dalam hitungan cepat. “Hal ini bisa menjadi momentum (kebangkitan) bagi PPP,” ujar Qodari saat hadir di salah satu televisi nasional, Rabu (27/6) malam.

Hal serupa terlihat di Jawa Barat, walaupun PKB ikut mengusung pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, namun mereka hanya menjadi partai pengusung. Sementara PPP seperti Jawa Tengah juga menempatkan kadernya sebagai wakil gubernur. Secara kultural, PPP memang selama ini unggul atas PKB.

“Di Jawa Timur, PKB kalah dari PPP, di Jawa Tengah PPP juga menang dari PKB, sementara di Jawa Barat PKB ikut menang dengan PPP,” pungkasnya. (**)

Komentar