Dianggap Sebagai Pengayom Negeri, Soni Diberi Gelar Too Palindrungi 
9 Juli 2018 20:02

PALOPO, INIKATA.com — Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Soni Sumarsono mendapat gelar Too Palindrungi.

Too Palindrungi bermakna sebagai insan pelindung dan pengayom negeri. Gelar itu dianugerahkan oleh Sri Paduka Datu Luwu La Maradang Mackulawu Opu To Bau.

Itu pada proses Mappakuru Sumange dan Penganugrahan gelar adat dari Kedatuan Luwu, Senin (9/7/2018) di Istana Datu Luwu.

Namun sebelumnya, Sumarsono didampingi Pj Walikota Palopo, Andi Arwin Asis mengelilingi istana kedatuan Luwu sebanyak tiga kali. Itu sebelum memasuki istana. Sejumlah ritual adat juga dilalui, mulai dari gerbang istana hingga berada di dalam istana.

Termasuk prosesi penganugrahan gelar yang dimulai dengan ri papasangi lingkojo sakke atau prosesi dipasangi pakaian sempurna yang merupakan simbol penghormatan tertinggi dalam prosesi penyambutan Adat Luwu.

Prosesi ini dilaksanakan oleh Opu To Malompo dengan memasangkan sigerra atau mahkota kepada Sumarsono.

Selanjutnya, pemberian tappi atau keris kerajaan. Prosesi ini dilaksanakan oleh Makole Baebunta Hajja Andi Masita Kampasu Opu Daeng Tawelong

Dalam prosesi ri gella jemma tongeng, petugas protokoler adat istana Kedatuan Luwu mengumumkan pemberian gelar kehormatan adat kepada tamu kehormatan.

Adapun yang disampaikan adalah “Aringkalinga manengko sininna jemmae ri lili na Luwu limpona ware, makkedae naiya DR Sumarsono rigella to Palinrungi ukuling to palindrungi”.

Artinya, “Dengarkanlah wahai semua masyarakat di seluruh penjuru Tanah Luwu dan Kota Raja Ware bahwa Sri Paduka Datu Luwu La Maradang Mackulawu Opu To Bau telah bertitah untuk menganugerahkan Soni Sumarsono dengan gelar Too Palindrungi yang bermakna sebagai Insan pelindung dan pengayom negeri”.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dandim 1403 Sawerigading, Letkol M Imasfy dan Kapolres Palopo, AKBP Taswin SIk.