oleh

Digilir 9 Orang Pelaku, Siswi SMA Ini Ditemukan di Hutan

ENREKANG, INIKATA.com — Kasus asulisa yang melibatkan 9 pelaku pemerkosaan terhadap salah seorang anak gadis dibawah umur yang saat ini duduk dibangku salah satu SMA di Kabupaten Enrekang, berhasil diamankan petugas Polres Enrekang.

Dari 9 pelaku pemerkosaan tersebut, 5 diantaranya berhasil diamankan petugas setelah mendapatkan laporan dari keluarga korban kalau gadis berinisial R (16) meninggalkan rumah sejak 23 Agustus 2018  lalu.

Adapun Kronologis kejadian tersebut, korban R dijemput salah seorang pelaku berinisial R (27) yang tak lain adalah pacar korban sendiri di kediaman orang tua korban di Kalosi, Kecamatan Alla, diajak jalan-jalan ke Banti Kecamatan Baraka, Enrekang.

Demikian disampaikan Kapolres Enrekang, AKBP Ibrahim Aji yang dikonfirmasi, Jumat (14/9/2018) menjelaskan,

setelah 14 hari meninggalkan rumah, korban baru ditemukan kerabatnya yang ditemani salah seorang petugas Polsek Baraka disalah satu lokasi dikawasan hutan Pinus di Enrekang, 4 September lalu.

Menurutnya, korban berhasil ditemukan setelah Sulaeman yang merupakan kerabat korban mendapatkan Handphone korban dan membaca pesan singkat dari pacarnya. Setelah dilakukan pencarian, akhirnya korban ditemukan bersama lelaki RR dan A.

Kata dia, korban dihadapan petugas Polsek Anggeraja, mengaku telah disetubuhi tersangka utama R bersama 8 orang temannya dengan berpindah-pindah lokasi, dan hal itupun diakui kedua pelaku lainnya RR dan A kalau hal itu dilakukan bersama 7 orang lainnya yang berhasil diamankan pada saat korban ditemukan dilokasi.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya sudah mengamankan 5 pelaku, dan 4 pelaku lainnya yang namanya sudah dikantongi petugas sedang dalam pencarian.

“Insya Allah, dalam waktu dekat ini ke empat pelaku yang saat ini masih buron dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), akan segera ditangkap, karena identitasnya sudah dikantongi petugas,”ujar Kapolres Aji.

Menurut Kapolres Aji, informasi ini sedikit terlambat dirilis ke media, dengan alasan, karena petugas masih mencari pelaku lainnya, disamping itu pula, privasi korban dan keluarganya tetap kita jaga. (Hasman)

Komentar