Emil Dardak Janji Kesejahteraan Penghafal Qur’an Jika Menang di Pilgub Jatim
3 Juni 2018 13:53
Cawagub Jawa Timur nomor urut satu, Emil Dardak mendatangi An-Nur, Probolinggo (IST)

SURABAYA, INIKATA.com – Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Timur nomor urut satu, Emil Dardak mendatangi An-Nur, Probolinggo, Jawa Timur dalam peringatan wisuda tahfidz 30 juz dan Nudzulul Qur’an.

Kali ini Emil mendapatkan kehormatan untuk melantik 2 orang wisudawati yang telah menghafal 30 juz Al-Qur’an. Rasa syukur disampaikan Emil atas diwisudanya para santriwati, dan berharap nilai-nilai quran tertanam dalam kehidupan bermasyarakat.

“Syukur alhamdulillah saya bisa ikut merasakan kebahagiaan melihat ada Al-Qur’an berjalan di bumi Jawa Timur,” ungkap Emil di Surabaya, Minggu (4/6/2018)

Bupati Trenggalek non aktif ini juga tak lupa menyampaikan niatnya saat dijumpai awak media untuk maju bersama Khofifah membangun Jawa Timur dalam pilgub 2018.

“Bahwa Jawa Timur nantinya akan memberikan perhatian yang lebih lagi kepada para hafidz dan hafidzoh, memberikan perhatian, memberikan tunjangan, memberikan akses lapangan pekerjaan juga,” jelas Emil.

Emil mendoakan untuk para hafidz dan hafidzoh agar kehidupannya menjadi berkah. Karena menurutnya secara logis, harus diakui bahwa penghafal Quran mempunyai standar kompetensi tertenti yang akan sangat bermanfaat dari sisi sosial dan spiritual. Maka dua hal tersebut sangat mempengaruhi seseorang dalam bekerja.

“Kita akan memiliki seseorang yang setiap langkahnya dan hembusan nafasnya mengingat Al-Aquran, karena setiap ayatnya suci Al-Quran mengajarkan juga nilai-nilai universal, yaitu nilai-nilai kebaikan,” papar Cawagub nomor satu ini.

Selanjutnya apabila diberikan kepercayaan untuk memimpin Jawa Timur, pasangan Khofifah-Emil akan membantu meyakinkan para pelaku usaha untuk memberikan peluang kerja kepada para Hafidz dan Hafidzoh, bahwa ada nilai-nilai lain ketika dunia usaha mempekerjakan mereka untuk menyebarkan kebaiakan sehingga tercipta masyarakat yang berbudi pekerti.

Kini para kyai di pesantren An-Nur bersatu menyatakan dukungannya untuk Khofifah-Emil, karena mereka menilai bahwa Khofifah-Emil mempunyai kemampuan akademik yang baik, sehingga bukan tidak mungkin bahwa konsentrasi utamanya adalah memperbaiki kualitas pendidikan di Jatim.

“Saya berterima kasih punya calon pemimpin seperti Khofifah-Emil yang masalah keimanannya, pendidikannya dan masalah agamanya baik, mereka pasangan pas untuk kalangan pesantren,” ujar Sawiyanto, penasihat yayasan An-Nur. (**)