Gadis 16 Tahun di Makassar Ditikam Membabi Buta Karena Menolak Ditiduri Debt Collector
23 November 2017 13:10
Korban AR saat sedang terbaring di RS Pelamonia usai ditikam dua debt collector.(Foto: Reza)

MAKASSAR, INIKATA.com– Salah seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Keperawatan di Makassar, berinisial AR (16) menjadi korban penikaman dua debt colletor (leasing) motor showroom, di Jalan Sungai Poso, Kecamatan Makassar, Rabu Malam (22/11/2017).

Insiden ini berawal, saat kedua pelaku yang mengaku sebagai debt collector itu datang ke rumah korban, sekira pukul 15.45 Wita, untuk menagih biaya tunggukan motor.

Saat itu ayah kandung korban, Herman Parerung (56) sempat menemui kedua debt collector tersebut. Tapi kala itu, kedua Debt Collector pamit untuk pulang.

Malam hari, saat AR berada sendiri di rumah, Ayah dan ibunya keluar. Kedua Debt Collector itu kembali mendatangi rumah korban. Disinilah kejadian nahas itu terjadi.

AR yang baru saja habis mandi menggunakan handuk berbentuk jas rupanya memancing hasrat kedua pelaku untuk berbuat tak senonoh. kedua debt collector pun mengikuti korban dari belakang menuju ke lantai 2.

Diatas, kedua pelaku meminta AR untuk memenuhi hasratnya. Namun, korban pun menolak ditiduri.

“Kan Tasya habis mandi. Nah, disitu disambut kedua pelaku itu. Eh, tiba-tiba mereka ngikut dari belakang. Kemudian, meminta untuk meladeninya. Tapi korban tidak mau, malah menyuruhnya untuk ambil semua barangnya yang penting tidak dilakukan tindak asusila,” ungkap Chandra Ayu, ibu kandung korban.

Saat itu pula, kedua pelaku naik pitam, sehingga tega menikam korban sebanyak 8 kali, AR terkena tikaman di bagian leher sebanyak 7 kali sedangkan di mulut 1 kali.

“Pas sudah menusuk, kedua pelaku lompat dan meninggalkan rumah. Tetapi korban masih sempat sadar, lalu berteriak minta tolong,” jelas Chandra Ayu.

Hingga saat ini, Tasya menjalani perawatan di Rumah Sakit Pelamonia Makassar. Korban masih dalam kondisi kritis.

“Korban mengalami luka tusuk hingga 10 cm. Sehingga mengenai pembulu darahnya,” pungkasnya.(**)