Gegara Ngamuk, Kerbau Hasil Patungan Warga Ini di Dor Petugas
14 Juni 2018 9:36
ilustrasi: int

INIKATA.com Kepolisian di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah terpaksa melumpuhkan seekor kerbau yang mengamuk dan membahayakan warga dengan timah panas.

Rencananya kerbau hasil patungan 100 warga Desa Pernah, Kecamatan Batealit, Jepara itu akan disembelih saat Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Namun tak disangka, Rabu (13/6) kerbau itu malah terlepas dan masuk ke dalam rumah warga Desa Tahunan Kecamatan Tahunan yang lokasinya tak jauh dari Desa Pekalongan.

“Kerbau itu mengamuk dan juga menyerang pemilik rumah. Kerbau itu lalu keluar melalui jendela rumah dan menuju jalan raya,” kata Budi salah seorang warga, yang melihat kejadian.

Tidak sampai disitu hewan ternak berbadan kekar itu mengamuk di sepanjang jalan Soekarno Hatta dan mengarah ke kawasan Desa Senenan Kecamatan Tahunan, Jepara.

Wakapolres Jepara Kompol A’an Hadiansyah yang sedang melaksanakan patroli di sekitar lokasi langsung bergerak bersama anggota mencari kerbau tersebut.

Upaya pencarian berbuah manis. Kerbau itu ditemukan di pekarangan yang ada di Dukuh Krajan Desa Senenan, kecamatan Tahunan.

Agar tidak membahayakan warga maupun barang milik warga, akhirnya kerbau itu dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas.

Setelah itu, kerbau itu langsung disembelih oleh Modin Musholla Nurul Huda yang lokasinya berdekatan dengan tempat tersebut.

“Daging kerbau langsung dibagikan kepada 100 warga yang ikut iuran. Jadi masih bisa dimanfaatkan dagingnya,” tutur warga lainnya, Khumaidi. (**/rmol)