oleh

Ini Gugatan DIAmi di MK Terkait Pilkada Makassar

MAKASSAR, INIKATA.com – Mantan pasangan calon Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) melakukan gugatan di Mahkama Konstitusi (MK) terkait hasil pemilihan Wali Kota kemarin.

Hal tersebut dibuktikan dengan keluarnya surat pengajuan permohonan yang bernomor 32/1/PAN.MK/2018, yang dimana pasangan duet tersebut memberikan kuasa kepada tim hukumnya M. Nursal sebagai pihak pelapor.

Sementara, hal yang sama juga dilakukan oleh pasangan caon tunggal Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) juga melayangkan gugatan di MK.

Danny Pomanto mengungkapkan, gugatan tersebut dilayangkan ke MK karena melihat pasangan calon yang menggugat tersebut tidak memiliki legal standing.

“Iya, kita bisa menggugat karena paslon yang menggugat itu tidak ada legal standing,” ungkap Danny Pomanto, Kamis (12/7/2018).

Dalam gugatan tersebut, pasangan DIAmi menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

“Jadi tuntutan kita, kalaupun pemilihan mesti diulang kita harus masuk, PSU saja langsung, tidak ada kampanye, langsung pemungutan suara ulang,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak pasangan DIAmi melakukan gugatan atas dasar suara rakyat Kota Makassar.

“KPU kita juga gugat karena kasihan suara rakyat. Baru kali ini terjadi gugatan kolom kosong saya juga heran,” tutupnya. (**)

Komentar