Ini Tujuan Utama Dibentuknya JPI
14 Maret 2018 7:30
Jaringan Pemuda Ichsan (IST)

MAKASSAR, INIKATA.com – Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan tahun 2018 kalini diramaikan dengan para calon yang diusung oleh partai politik. Namun ada satu pasangan yang memberanikan diri untuk maju melalui jalur indepanden (perseorangan).

Juru bicara Jaringan Pemuda Ichsan (JPI)  Muh. Firwandi Admin menilai bahwa saat ini tanpa suara rakyat Partai Politik (Parpol) tidak ada apa-apanya.

“Dengan harirnya calon independen di Sulsel ini sebagai simbol perlawan perlawan pemuda terhadap oknum-oknum elit di partai politik yang selama ini kami anggap gagal membawa aspirasi rakyat,” papar Wandi saapaannya saat ditemui di warkop temang, Selasa malam (13/3/2018).

Ia menjelaskan, kehadiran JPI merupakan sikap deparpolisasi karna kami pun sadar betapa penting keberadaan partai politik dalam sistem demokrasi ini.

“Ini adalah upaya kita menyadarkan partai politik kalau tanpa rakyat mereka bukan siapa-siapa.  Insya allah ketika pasangan independen berhasil kita menangkan,  maka ini adalah sejarah,  dan yakin kemenangan itu akan membuat elit-elit dipartai politik sadar kalau tanpa rakyat mereka bukan siapasiapa,” katanya.

“JPI ini bukan lembaga politik, ini adalah lembaga yang berorientasi pada pembangunan manusia dalam hal ini pendidikan politik sosial dan budaya,” lanjutnya.

Ia menegaskan, perjuangan JPI tidak hanya sampai dipilgub, adapun nama pak ichsan di nama lembaga kami itu adalah apresiasi dan atensi kami atas apa yang telah dilakukan Ichsan Yasin Limpo (IYL) pada bidang pendidikan dan kemanusian.

“Sebagai pemuda kita berkepentingan memastikan keberpihakan terhadap pembangunan manusia untuk generasi yang akan datang.  Karna sebagai pemuda kita sadar bahwa kemajuan dapat kita capai hanya melalui pendidikan,” pungkasnya.

Diketahui, ada empat pasangan calon gubernur Sulsel diantaranya, Nomor urut 1, Nirdin Halid-Azis Musakkar, 2 Agus Arifing Nu’mang-Tanribali Lamo, 3 Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman 4 Ichsan Yasin Limpo-Andi Muzakkar. (**)