oleh

Amran Ajak Brunei Darussalam Berinvestasi di Indonesia

INIKATA.com – Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman undang Brunei Darussalam untuk berinvestasi di bidang pangan di Indonesia.

“Kita dengan Brunei Darussalam ini sebagai keluarga besar. Kita bersahabat, berada satu pulau di Kalimantan. Ikatan persaudaraan lebih penting dan segalanya dibandingkan aspek yang lain,” ujar Amran saat bertemu dengan Menteri Pertanian Brunei Darussalam, Dato Ali Apong, Minggu (14/10).

“Kementerian Pertanian Brunei Darussalam telah bekerjasama dengan salah satu perusahaan swasta penyedia bibit padi varietas unggul “Sembada” asal Indonesia,” sambungnya.

Menurutnya, berkat dukungan penyediaan bibit padi varietas unggul tersebut, produktivitas padi di Brunei Darussalam telah meningkat secara signifikan menjadi 6 ton per hektar dari sebelumnya hanya 2 ton per hektar. Angka ini sangat berarti dan penting bagi kecukupan pangan Brunei Darussalam.

“Peningkatan produktivitas menjadi perhatian utama, di saat keterbatasan Brunei Darussalam dalam penyediaan tambahan lahan untuk pangan,” jelas Amran.

Amran mengaku, menyambut baik kesempatan mengembangkan pertanian, khususnya di wilayah perbatasan ini. Keberhasilan upaya tersebut dinilai tidak hanya akan menjamin kecukupan dan keberlanjutan pasokan pangan bagi masyarakat di kedua negara, tetapi juga menjamin kecukupan pasokan pangan bagi masyarakat di wilayah ASEAN serta dunia.

“Kerjasama bidang pertanian di wilayah perbatasan juga dapat diperluas tidak hanya mencakup Indonesia dan Brunei Darussalan, tetapi juga negara-negara lain yang berbatasan di wilayah ASEAN,” ungkap Amran.

Amran juga mengatakan bila peningkatan produktivitas perlu upaya terintegrasi, tidak hanya pemanfaatan varietas unggul, tetapi juga introduksi inovasi dan teknologi pengelolaan air dan sumber hara. Bahkan mekanisasi yang dapat mendorong peningkatan Indeks Pertanaman (IP) pada wilayah-wilayah pertanian suboptimal.

“Dari semula hanya satu kali tanam per tahun menjadi dua atau bahkan tiga kali tanam per tahun,” terangnya.

Baca Juga:  Ketua Srikandi PP Ini Siap Maju Pileg

Dalam kesempatan yang sama, Amran mengundang Dato Ali Apong berkunjung ke Indonesia untuk dapat melihat secara langsung kemajuan sektor pertanian di Indonesia, serta membahas rencana kerjasama pengembangan sektor pertanian di wilayah perbatasan kedua Negara.

Kerjasama membangun sinergi permanen melibatkan BUMN dan swasta untuk peningkatan produksi dan juga nilai tambah dan kesejahteraan petani di kedua negara, serta negara-negara lain di kawasan ASEAN, seperti Malaysia dan Filipina. Dato Ali Apong menyambut baik dan akan berkunjung ke Indonesia dalam waktu dekat. (**/Fajar)

Komentar