oleh

Rencana Pemerintah Impor Jagung Membuat Petani Gelisah

INIKATA.com – Rencana pemerintah pusat melakukan impor jagung membuat sejumlah petani di Jombang mulai gelisah. Alasannya, saat ini masuk panen raya yang semestinya diikuti dengan harga jual bagus.

Mereka merasa khawatir rencana impor tersebut akan berdampak pada harga jagung yang semakin anjlok.

“Biasanya kan begitu, kalau pemerintah sudah impor, harganya akan berubah,” kata Maysaroh, petani jagung asal Dusun Beji, Desa Sawiji, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.

Dia merasa khawatir dengan adanya rencana itu akan memengaruhi harga jagung lokal. Untuk sekarang ini harga jagung di sejumlah tempat dinilainya cenderung baik. Sebab, perkilo jagung masih berada di angka Rp 4.900. “Itu untuk jagung kering, kalau basah beda lagi,” imbuh dia.

Sehingga tak heran kalau para petani merasa khawatir, karena sekarang ini hampir seluruh wilayah tengah panen jagung. “Selain itu biaya perawatan juga nggak sedikit,” beber dia. Seperti pengalaman tahun lalu kala harga jagung perkilo Rp 3.000.

“Tahun lalu nggak saya jual langsung, saya simpan selama enam bulan, baru dijual,” tuturnya.

Karena harga jagung saat ini dinilai cenderung baik, hasil panen miliknya langsung dijual. “Saya jual semua, mumpung harganya bagus,” beber Maysaroh. (**/Fajar)

Komentar