oleh

Ini Tanggapan Pedas Walikota Danny Soal ASN yang jadi Joki CPNS

MAKASSAR, INIKATA.com — Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, AS (30) ditangkap karena menjadi joki dalam seleksi calon pegawai negeri (CPNS) pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Diketahui, AS merupakan warga Jalan Sibula Dalam no 68, Kelurahan Layang, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Makassar, Moh Ramdan Danny Pomanto meminta agar pelaku joki CPNS tersebut dihukum seberat-beratnya.

“Saya kalau perlu dihukum seberat-beratnya karena masa dia tommi pemkot dia tommi yang kasi contoh kurang bagus,” tegas Walikota Danny saat ditemui di gedung DPRD Kota Makassar, Jumat (9/11/2018).

Walikota Danny juga mengungkapkan jika oknum ASN Pemerinta Kota Makassar tersebut yang membuat banyak permasalahan pada lingkup pemerintahan.

“Konon kabarnya inimi orang yang bikin banyak permasalahan penerimaan kontrak. Ini saya baru dapat kabar,” kata Danny.

Danny juga mengatakan, dengan tertangkapnya oknum ASN tersebut sudah merupakan langkah yang pas dilakukan oleh aparat kepolisian.

“Jadi kalaupun ditangkap saya kira itu sudah pas karena saya juga mau membersihkan kota dengan orang-orang seperti ini,” paparnya.

Lebih lanjut kata Danny, soal status ASN tersebut akan diproses sesuai dengan mekanisme yang berlaku. “Kalau dia terpidana pasti dia akan keluar,” tutupnya. (Hendrik)

 

Komentar