Jembatan Damma Diduga ditilap, Kejari Maros mulai Penyelidikan
16 April 2018 21:46
Jembatan Damma di Maros (Foto: Basir/Inikata)

MAROS, INIKATA.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros akhirnya turun tangan, mengusut dugaan penyimpangan anggaran dana desa pada pembangunan jembatan di dusun Damma, Desa Bonto Matinggi, Kecamatan Tompobulu, Maros.

“Tim kami sudah turun ke lapangan dan kami sudah melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan penyimpangan itu,” kata Kasi Intel Kejari Maros, Muh Adib, Senin (16/4/2018).

Jika komisi II DPRD Maros meminta agar jembatan itu rampung dalam dua bulan kedepan, pihak Kejari berpendapat lain, ia meminta agar pembangunan itu dilakukan oleh pihak Pemeritah Kabupaten (Pemkab) dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum.

“Kalau memang medannya sulit, dan membutuhkan ahli, kegiatan itu tidak dilakukan oleh swakelola (Desa), tapi dikelola sama dinas PU Kalau diteruskan, takutnya berisiko,” sebut Kajari Maros, Muh Noor Ingratubun.

Bahkan, Kajari yang baru menjabat sebulan ini mengikhlaskan alokasi dana rehabilitasi kantornya dialihkan ke pembangunan jembatan, jika memang tidak ada pos anggaran ke sana.

“Kalau posnya tidak ada, silahkan alihkan dana rehab kantor kejaksaan untuk digunakan bangun jembatan itu,” ujarnya.

Sebelumnya, komisi II DPRD Maros meminta untuk menyelesaikan pembangunan jembatan itu dalam tempo dua bulan kedepan. Hal itu juga diamini oleh pemerintah desa yang optimis menyelesaikannya dalam waktu dua bulan.