oleh

Jentang Mangkir Lagi, Hakim Kembali Tunda Sidang PK

MAKASSAR, INIKATA.com — Majelis hakim dan panitera tidak berkoordinasi terkait penundaan sidang, terpaksa Sidang agenda Peninjauan Kembali (PK) tertunda.

Selain itu termohon yakni Soedirjo Aliman alias Jen Tang juga tak menghadiri sidang tersebut. Jen Tang hanya diwakili oleh kuasa hukumnya, untuk menghadiri sidang tersebut di pengadilan negeri Makassar, Rabu (12/7) kemarin.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin, mengungkap bahwa tim JPU (Jaksa Penuntut Umum). Sempat hadir di pengadilan, namun majelis hakim tak ada.

“Waktu tim JPU ke pengadilan, hakimnya belum hadir di persidangan,” ujar Salahuddin, Kamis (12/7/2018).

Bahkan tim JPU, yang dihadiri oleh R Narendra Jatna, Nana Riana dan Andi Fajar. Telah berkoordinasi dan menyampaikan ke pihak panitera pengadilan.

Tapi pihak panitera justru mengatakan bila hakimnya lagi ada kegiatan. “Tapi setelah jaksa mengecek kembali ternyata, sidangnya sudah ditunda. Padahal tim jaksanya sebelumnya sudah ada di pengadilan,” pungkasnya.

Akhirnya sidang PK tersebut, ditunda hingga Rabu (18/7) pekan depan.

Diketahui alasan pihak JPU mengajukan PK kasus pemberian keterangan palsu dalam akta autentik pada dokumen berupa akta pembelian lahan seluas 4.300 meter persegi di Jalan AP Pettarani Makassar atas putusan kasasi MA yang bernomor 1637K/Pds/2015 tanggal 28 Januari 2016.

Saat itu, MA menolak kasasi JPU dan membebaskan Jen Tang. Namun Narendra mengatakan putusan kasasi tersebut walau berkekuatan hukum tetap tetapi isi kasasi yang dikeluarkan hakim MA pada saat itu memiliki pertimbangan bahwa perkara Jen Tang terbukti.

Namun perkara tersebut tidak diikuti dengan pemidanaan. Atas hal itulah, melihat vide pasal 263 (3) KUHAP, jaksa mengajukan PK.

Komentar