Jokowi Dikabarkan Akan Menghadiri Pengukuhan Airlangga Sebagai Ketum Golkar
15 Desember 2017 19:15
Jokowi saat Bersama Setya Novanto (IST)

INIKATA.com– Presiden Joko Widodo dikabarkan akan hadir dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang bakal digelar dalam waktu dekat ini. Adapun agendanya, mengukuhkan Airlangga Hartanto sebagai ketua umum menggantikan Setya Novanto.

“Ya beliau akan hadir. Kita sedang susun acaranya,” ujar Airlangga di kediamannya, Jalan Widya Chandra III, Sudirman, Jakarta, Kamis (14/12).

Airlangga mengaku sudah mengundang langsung Jokowi kemarin di Istana Bogor. “Ya kan tadi kita bahas mengundang beliau untuk hadir dalam Munaslub,” tuturnya.

Soal apakah dia akan rangkap jabatan atau mundur dari statusnya sebagai Menteri Perindustrian, kata Airlangga akan diputuskan pada saat Munaslub 19 Desember 2017 mendatang.

“Ya itu kita lihatnya Munaslub dulu,” jelas pria kelahiran Surabaya itu.

Sementara Airlangga menegaskan bahwa saat ini sejatinya dia sudah berstatus Ketua Umum Partai Golkar sejak putusan rapat pleno DPP Rabu malam (13/12).

“Ya saat sekarang sudah mengisi status tersebut. Jadi nanti akan diproses lanjutan, dikumpulkan dalam rapimnas dan munas,” pungkasnya.

Sementara itu, dukungan terhadap Airlangga terus berdatangan. Semalam DPD I Kalimantan Barat menegaskan dukungan itu dengan mendatangi langsung sang ketua umum yang bakal dilantik.

Ketua DPD I Kalbar Ria Norsan menegaskan, dukungan itu perlu dilakukan untuk menghindari langkah-langkah pihak lain yang ingin mengubah putusan Pleno.

Sebab, saat pleno berlangsung kemarin, masih ada pihak yang coba mempengaruhi pengurus daerah di tingkat kabupaten dan kota untuk menolak Airlangga.

“Kalau kemarin saya melihat, memang masih ada yang mencoba bermain di tingkat II. Tapi setelah beliau ditetapkan agak mereda. Makanya kita dari tingkat komunikasi, rapatkan barisan ke anak buahnya di tingkat II,” tutur Ria.

Di sisi lain dia berharap, Golkar di tangan Airlangga bisa lebih baik dari sebelumnya. Khususnya, menang dalam Pilkada 2018, Pileg dan Pilpres 2019.

“Harapan kita ini agar Golkar lebih baik, Golkar lebih bersih. Kemudian harapan kita kan jadi pemenang untuk seluruh pertandingan. Baik di pilkada, pileg kemudian pilpres,” pungkas Ria. (JawaPos)