Kalah Jumlah Saat Bentrok, Dua Mahasiswa Unismuh Kritis di RS
16 April 2018 21:37
Mahasiswa Unismuh yang Kritis di RS (Foto: Aidil/Inikata)

MAKASSAR, INIKATA.com – Dua mahasiswa Universitas Muhammadyah Makassar (Unismuh) belum sadarkan diri (kritis), pasca menjadi korban bentrok, Senin (16/4/2018) sekira pukul 15.00 wita.

Dari pantauan INIKATA.com, keduanya diketahui bernama Suparmin yang merupakan mahasiswa jurusan Akutansi saat ini belum sadarkan diri, dan mengalami luka pada bagian mata dan telingah. Dan Waka mahasiswa Fakultas Ekonomi yang juga belum sadarkan diri (kritis).

Selain kedua korban, juga terdapat seorang mahasiswa jurusan Fai, Rahman (20) yang mengalami luka bagian kepada dan punggung atas kiri.

Dari cerita Rahman, bentrok tersebut terjadi akibat adanya peristiwa pegeroyokan yang sebelumnya sempat terjadi di Balai Sidang.

“Ada masalah kemarin terkait yang dikeroyok di Balai Sidang,” kata Rahman saat menjalani perawatan di RS Islam Faisal.

Sementara itu, Kanit Resmob Polsek Rappocini IPTU Iqbal Usman mengungkapkan, kejadian itu berawal saat kelompok korban melakukan penyerangan pada kelompok lawannya. Namun saat itu kelompok korban kalah jumlah sehingga dipukul balik.

“Kelompok korban jumlahnya sedikit jadi dipukul balik,” ungkapnya.

Iqbal juga menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab terjadinya bentrok tersebut. “Masih diselidiki penyebabnya,” tambahnya.

Dari kejadian itu petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa, senjata api rakitan (papporo), anak panah (busur), dan senjata tajam jenis badik.

Saat ini ketiga korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam Faisal. (**)