Kepindahan Kader PPP, Sekjen Sebut Partai PKB Susah Berkembang
17 April 2018 17:15
Sekjen PPP

INIKATA.com – Tak sedikit kader Partai Persatuan Pembanungan (PPP) Khittah yang memilih pindah ke Partai Bulan Bintang (PBB), karena mereka tidak setuju dengan kebijakan partai yang tidak memperdulikan keinginan umat.

Kepindahan kader-kader PPP ke partai besutan Yusril Ihza Mahendra ini lantas ditanggapi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjend) PP Arsul Sani. Menurut Arsul, kepindahan kader PPP ke PKB tidak begitu istimewa karena ada juga kader-kader partai lain yang melakukan hal yang sama.

“Kami yang di PPP memandang kepindahan mereka yang pernah jadi kader PPP adalah bukan hal yang luar biasa, karena hal yang sama juga terjadi pada banyak partai politik lainnya,” kara Arsul lewat pesan singkatnya, Selasa (17/4).

Dikatakan Arsul, meski berpindahnya beberapa kader ke PKB, tetapi tidak mampu untuk memindahkan pemilih PPP ke partai baru mereka. Lanjut Arsul, meski banyak pendukung yang tidak setuju dengan kebijakan partai, tapi mereka tidak akan meninggalkan partai berlambang Ka’bah ini.

“Para pemilih PPP tidak semudah yang dibayangkan akan bisa dibawa-bawa ke Parpol lain. Meski bisa jadi mereka tidak setuju dengan suatu kebijakan DPP, tapi jangan bermimpi terus mereka akan meninggalkan PPP, apalagi ke partai yang juga belum jelas prospeknya akan lolos ambang batas parlemen (parliamrntary treshold) atau tidak,” jelas Arsul.

Tak sampai disitu, Arsul juga mengklaim pemilih akan berpikir dua kali untuk memilih partai yang sudah dua kali tidak lolos ke Parlemen. Tak hanya itu, politisi asal Jawa Tengah ini juga mengaklaim, PKB adalah partai yang susah untuk berkembang dengan bukti perolehan suara di dua Pemilu lalu.

“Tentu para pemilih tersebut juga akan berpikir untuk tidak memilih partai yang sudah dua kali Pemilu tidakk lolos, dan bahkan suaranya cenderung menurun dari Pemilu ke Pemilu,” akuinya. (Inikata/Fajar)