Kerusuhan di Kanjuran Malang, ini Tanggapan PT LIB
16 April 2018 23:27
CEO PT LIB, Tigorshalom Boboy (INT)

MAKASSAR, INIKATA.com – Kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruan Malang, langsung direspon oleh pihak operator PT Liga Indonesia Baru (PT.LIB). Yang didasari oleh hasil imbang yang dilakoni tuan rumah Arema FC dipekan keempat Liga 1 Indonesia 2018.

CEO PT LIB, Tigorshalom Boboy menyebutkan bahwa dirinya sudah mendapatkan hasil dari pengawas pertandingan. Dan akan dikaji lebih dalam oleh pihak Komisi Disiplin (KOMDIS) PSSI.

“Acuannya pada laporan pertandingan yang dikirimkan oleh pengawas pertandingan. Semua telah kami baca dan pelajari secara terperinci,” kata Tigor, Senin (16/4/2018).

Pada pertandingan ini, Arema FC terancam terkena Pasal 58 mengani Tindak Kekerasan dan Indisipliner. Setiap individu yang dilaporkan atau terlihat melakukan tindakan kekerasan dan indisipliner di area Stadion, termasuk tetapi tidak terbatas di ruang ganti atau lapangan permainan, atau di tempat lain yang termasuk dalam bagian dari Pertandingan akan diteruskan ke Komisi Disiplin.

Tetapi pihak PT LIB, tak mau berkomentar banyak mengenai hukuman yang akan diterima oleh sang tuan rumah. “Komisi Disiplin yang akan mempelajari kasus ini dan jika ada yang salah atau melanggar peraturan, maka Komdis yang akan menentukan hukumannya,” lanjut Tigor. (**)