oleh

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Minta Hentikan Penebaran Berita Hoax di NTB

MAKASSAR, INIKATA.com – Tingginya produksi dan penyebaran berita hoax di lokasi gempa NTB sangat disayangkan warga Muhammadiyah. Berita hoax sangat mengganggu kinerja semua pihak dalam penanganan korban gempa.

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Andi Fajar Asti melihat, produsen dan penebar berita hoax sangat sistematis dan memiliki motif tertentu.

“Karena massif menyerang pihak tertentu dan berupaya mengadu domba. Ini perbuatan keji dan harus dihentikan. Produsen dan penyebar berita hoax sudah tidak memiliki empati terhadap korban gempa,” pungkas Andi Fajar Asti, Minggu (19/8/2018).

Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk melawan produsen dan penyebar berita hoax. Karena dianggap hanya akan mengganggu penanganan korban gempa, juga akan menambah duka dan derita korban gempa yang ada di Indonesia.

“Energi dan konsentrasi Relawan baik dari sipil dan aparat akan terbelah dan yang pasti menimbulkan keresahan ditengah masyarakat,” harapnya.

Selain itu, ia menganggap saat ini korban gempa masih membutuhkan banyak bantuan, iapun mengajak seluruh masyarakat bahu membahu meringankan korban gempa dan menjaga persatuan dengan saling membantu tanpa melihat identitas politik, ideologi, dan SARA.

“Pihak kepolisian melalui tim cyber segera menemukan pelakunya dan memberikan tindakan serius dan tegas. Tidak terkecuali mencari tahu apa motifnya. Dari sisi pidana, tentu ini sudah termasuk kategori perbuatan fitnah, meresahkan masyarakat dan bertentangan dengan UU ITE,” katanya.

Beberapa berita hoax yang gentayangan melalui media sosial di bumi NTB adalah karena oknum yang memperjualbelikan logistik korban gempa, tuduhan pencitraan TNI dan pemerintah atas bantuan korban. (NHN)

Komentar