KPU Jeneponto Uji Publik DPHP
14 Maret 2018 22:10
KPU Jeneponto

JENEPONTO, INIKATA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jeneponto rapat uji publik daftar pemilih hasil pemuktahiran (DPHP), di warkop Premiere, Jalan Kelara, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Rabu (14/3/2018).

Uji publik Daftar Pemilih Hasil Pemuktahiran (DPHP) ini, selanjunya untuk dijadikan daftar pemilih sementara (DPS).

DPHP merupakan hasil pencocokan dan penelitian (Coklit) Panitia Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP).

Ketua KPU Jeneponto, Muh. Alwi mengatakan, pada saat pendataan oleh PPDP, masih banyak ditemukan yang tidak terdaftar sebagai daftar pemilih.

“Pada saat pemilihan pada tanggal 27 Juni, diharapkan agar semua warga Jeneponto ikut serta memberikan hak suaranya,” kata Muh. Alwi.

Sedangkan, Ketua Panwaslu, Saiful mengatakan, masyarakat agak passif dalam merespon data pemilih.

“Peraturan KPU dalam pemilih akan diberikan kepada pasangan calon. Saya yakin dan percaya tidak ada lagi, warga Jeneponto tidak memilih dalam pilkada Bupati dan Gubernur. Penduduk yang tidak berdomisili dalam daerah tersebut, harus dicoret dalam daftar pemilih. Masyarakat didorong untuk mendaftar namanya untuk menjadi pemilu,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, menghilangkan hak pilih seseorang bisa dikenakan pidana, makanya diharapkan pastikan bahwa sudah mempunyai KTP elektrik.

Ditempat yang sama, Komisioner KPU Jeneponto, Samsul Kamal menyatakan 3240 terdaftar, akan tetapi belum mempunyai KTP elektrik.

Dalam kesempatan ini turut dihadiri Ketua KPU Jeneponto Muh. Alwi, Ketua Panwaslu Jeneponto Saiful, Wakapolres Jeneponto Kompol Zakaria, Kasi Pers Kapten Kav Iswandi. Hadir pula seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPK) di 11 Kecamatan.

Selain itu, dihadiri pula unsur LSM, Pers, Tim Liasion Offifcer (LO) pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.(**)