KPUD Luwu Timur Gelar Lomba Debat Pelajar SMA Sederajat
17 April 2018 15:57
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur, menggelar Grand Final Lomba Debat antar siswa SMA/Sederajat se-Kabupaten Luwu Timur dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sul-Sel tahun 2018. Lomba menghadirkan 5 tim yang masing-masing beranggotakan tiga orang dibuka Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan Pemkab Luwu Timur, Budiman yang bertempat di Gedung Wanita Simpurusiang Malili, Selasa, (17/04/2018).

LUTIM, INIKATA.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur, menggelar Grand Final Lomba Debat antar siswa SMA/Sederajat se-Kabupaten Luwu Timur dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sul-Sel tahun 2018. Lomba menghadirkan 5 tim yang masing-masing beranggotakan tiga orang dibuka Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan Pemkab Luwu Timur, Budiman yang bertempat di Gedung Wanita Simpurusiang Malili, Selasa, (17/04/2018).

Hadir dalam Lomba Debat antar siswa SMA/Sederajat se-Kabupaten Luwu Timur, Ketua KPU Luwu Timur, Muh. Nur, Anggota Komisioner KPU Luwu Timur, Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Muh. Ayyub, Divisi Data Pemilih, Zainal, divisi Teknis Penyelenggaraan, Khaerana, Anggota DPRD Luwu Timur, Andi Endy B. Shin Go, Perwakilan Polres Luwu Timur, Muh. Tanding, Kadis Capilduk, dr. Nataniel, dari Kesbang, Muh. Hasan dan serta yang bertindak sebagai juri, Sekertaris Dinas Kominfo Luwu Timur, Amran Aminuddin, serta Jurnalis, Nasrun Majid.

Sebelumnya, KPU Luwu Timur sudah menggelar Lomba esai dimana dilanjutkan dengan Debat antar siswa dengan pertanyaan yang berkaitan dengan Pemilukada serta Demokrasi.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Luwu Timur, Muh. Nur berharap melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat pemilih pemula untuk menguasai pengetahuan tentang pemilu dan demokrasi, lalu mengimplementasikannya.

Selain itu kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas berpolitik pelajar khususnya dalam menghadapi pilkada 2018. “Sebagai ajang artikulasi pendapat dan pemikiran pelajar terhadap Pilkada 2018, intinya kita memberikan pendidikan politik serta mewujudkan partisipasi pemilih pemula, dimana dalam UU nomor 7 tahun 2017, yang telah diubah bahwa persyaratan menjadi penyelenggara bukan hanya segelintir orang namun semua bisa terlibat jika sudah berumur 17 tahun.

Dari awal kegiatan ini para peserta telah mempersentasekan lewat tulisan esai terkait No Sara dan No Politik Uang, tidak jelek-menjelekkan, serta menggunakan hak pilihnya. KPU berharap kepada para peserta agar kegiatan ini tidak terhenti pada proses debat saja namun peserta harus mensosialisasikan dikalangannya masing-masing yakni pemilih pemula,” ujar, Muh. Nur.

Sementara Bupati Luwu Timur dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan Pemkab Luwu Timur, Budiman, menyampaikan apresiasi atas dilaksanakan pendidikan politik yang terus disosialisasikan KPU Luwu Timur melalui beragam acara, salah satunya lomba debat ini menyentuh langsung Pemilih Pemula.

Inilah fungsi penting edukasi dan sosialisasi yang diberikan KPUD Luwu Timur. Tidak hanya menyadarkan pemilih pemula, namun maknanya bisa disampaikan ke masyarakat, juga menjelaskan bagaimana aturan main dan undang-undang Dalam Pilkada,” ungkap Budiman.

Sebab, menurutnya, kesuksesan Pemilu tidak hanya dilihat dari kinerja KPU dan pihak terkait semata tapi juga ditentukan oleh pemilih dan inilah salah satu sesi sosialisasi KPUD Luwu Timur, kalau KPU bekerjakeras tapi warganya tidak tercerahkan dan kesadaran pemilih rendah, kualitas Pemilu juga tidak akan baik. Jadi untuk itu, KPUD terus melakukan giat sosialisasi, salah satunya lomba debat Antara Pelajar Ini,” lanjutnya.

Di akhir sambutannya, Budiman mengingatkan kepada peserta dan masyarakat yang hadir agar tidak apatis dan menjadi golput, manfaatkan hak pilih, karena semakin banyak warga yang peduli terhadap pembangunan politik, maka semakin baik negeri ini dan semakin kita bisa membangun demokrasi yang tidak saja secara prosedural baik dan berkualitas tetapi juga secara substansi bisa memberi manfaat bagi kita,” tutupnya.

5 tim yang mengikuti grand final debat antar siswa SMA/Sederajat ini pemenangnya yakni, Juara I, SMAN 1 Luwu Timur, Juara II, SMAN 2 Luwu Timur, Juara III, SMAN 8 Luwu Timur, Harapan I, SMAN 12 Luwu Timur, dan Harapan II, SMAN 7 Luwu Timur.