Lantik 4 Pejabat Eselon III, Danny: Sempurnakan Kebaikan di Pemkot Makassar
8 Juni 2018 10:21
Foto: ist

MAKASSAR, INIKATA.com – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto melantik empat pejabat eselon III lingkup Pemerintah kota Makassar di Baruga Anging Mammiri, Jumat, (08/06/ 2018).

Pelantikan didasarkan pada SK Wali Kota Nomor 821.23.30 – 2018 tanggal 8 Juni 2018 tentang pengangkatan pegawai negeri sipil dalam jabatan administrator lingkup Pemkot Makassar. Keempat pejabat yang dilantik adalah H Abd Rasyid menempati posisi Kabag Keuangan Setda kota Makassar.

Sementara Taslim Rasyid dilantik sebagai Sekertaris BPKAD Makassar. Sulyadi Perdana Supomo Guntur menjabat Sekcam Rappocini, dan Ismail Abdullah dilantik sebagai Kabid Penertiban Bangunan dan Ruang Dinas Penataan Ruang Makassar.

“Makassar hari ini punya tempat yang baik dalam skala nasional maupun internasional. Hari ini, di sisa satu tahun masa kepemimpinan saya, saya tidak akan membiarkan satu menit pun, tidak ada kebaikan – kebaikan yang kita sempurnakan di Pemkot Makassar,” kata Danny Pomanto

Tradisi inovasi dan prestasi yang dimiliki Makassar harus dipertahankan. Kota membutuhkan super tim yang didukung oleh kekompakan dan penguasaan tugas.

“Hari ini saya mulai menyempurnakan organisasi agar bekerja lebih baik,” lanjut Danny.

Pengefektifan kembali organisasi dilakukan Danny agar roda pemerintahan berjalan baik. Ia mencontohkan posisi kepala Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial yang dirangkap Dr Mukhtar Tahir tidak lagi dijabat orang yang sama.

Kadis Dr Mukhtar Tahir fokus pada tugasnya di Dinas Sosial yang butuh perhatian lebih dengan memfokuskan fungsinya mengatasi persoalan sosial di masyarakat yang semakin kompleks. Sementara Sekdis Pendidikan Dr Hasbi ditunjuk sebagai Plt Kadis Pendidikan.

Danny akan kembali mengevaluasi birokratnya pasca lebaran nanti. Penyempurnaan organisasi kembali dilakukan. “Saya ingin membuat tim yang tidak cengeng, selalu ingin bersatu, bukan penikmat jabatan, pekerja keras, pelaku keikhlasan, peduli pada masyarakat, punya desikasi dan integritas,” tegas Danny.

Pelantikan dilanjutkan dengan penyerahan SK Plt kepada 15 Sekcam, yang didasarkan pada pertimbangan penurunan kualitas kinerja, terjadinya perpecahan, adanya persoalan hukum, dan potensi konflik yang besar dan beresiko menelantarkan pelayanan publik di Makassar.

“Menurut undang – undang dikategorikan sebagai pelanggaran berat yang harus dibebastugaskan. Keputusan ini jangan dimaknai lain – lain,” tekan Danny. (**)