Masuk Daftar Cawapres Jokowi, Anak Buah Cak Imin Tolak Mahfud MD, Ini Alasannya
12 Juli 2018 3:30
Mahfud MD

MAKASSAR, INIKATA.com -– Nama mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD digadang-gadang masuk dalam daftar cawapres Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 mendatang. Sejumlah dukungan pada mantan menteri di era Presiden Gus Dur itu pun sudah dinyatakan. Salah satunya Nasdem.

Namun, nama Mahfud sendiri ditolak oleh kalangan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKB Dita Indah Sari menilai Mahfud MD bakal kesulitan mendapatkan dukungan dari partai politik. Mengingat dia tak punya kendaraan politik.

“Kita harus menghitung cawapres mana yang akan memberikan manfaat semaksimal mungkin untuk Pak Jokowi. Kami melihat Pak Mahfud bukan dari parpol sehingga akan sulit mendapatkan dukungan,” ujar Dita saat dihubungi, Rabu (11/7).

Menurut Dita, Mahfud juga tidak bisa dikatakan sebagai orang yang mewakili Nahdlatul Ulama (NU). Karena Mahfud ini lebih kepada sebagai akademisi. Sehingga manfaat yang didapat Jokowi dari Mahfud sebetulnya tidak banyak.

“Itulah kenapa PKB tentu menganggap Pak Jokowi mendapatkan manfaat lebih besar kalau mengambil Cak Imin,” katanya.

Dita juga menilai, Jokowi selama ini banyak yang menganggap bukan sebagai bagian kalangan Islam. Karena citranya lebih nasionalis sehingga nasionalis cocok apabila dipasangkan dengan figur dari kalangan Islam.

“Kalau Pak Mahfud bagi kami tidak cukup kuat mewakili Islam. Beliau ini akademisi,” ungkapnya.

Namun demikian, Dita masih optimis Cak Imin bakal dipilih oleh Jokowi. Sehingga nantinya bisa berduet menjadi ‎menjadi pasangan capres dan cawapres.

“Ya kami masih optimis saka Pak Jokowi akan lebih memilih Pak Muhaimin ketimbang Pak Mahfud atau calon-calon lain,” pungkasnya. (Inikata/Fajar Group)