Meski Ditahan KPK, Syahri Mulyo Unggul di Pilkada Tulungagung
28 Juni 2018 16:20

MAKASSAR, INIKATA.com — Meski ditahan KPK, Syahri Mulyo unggul Pilkada Tulungagung, Jawa Timur berdasarkan hasil real count KPU tulungagung, Rabu (27/6). Syahri yang berpasangan dengan Maryoto Bhirowo menang telak atas pesaingnya, Margiono-Eko Prisdianto (Mardiko) dengan prosentase 61 : 39 persen.

“Masih (hasil perhitungan) sementara. Tapi itu riil,” kata Ketua KPU Tulungagung Suprihno, Rabu (27/6).

Berdasar data yang terpublis di aplikasi android KPU Tulungagung, sekitar pukul 16.45 WIB, pasangan calon nomor urut 2 yang diusung PDIP dan Partai Nasdem unggul dengan raihan suara mencapai 61,1 persen.

Sementara kubu lawan politiknya yang membawa tagline, “Membawa Tulungagung yang Lebih Baik” mendapat dukungan 39,9 persen.

Namun, total data masuk dalam real count yang di-“publish” KPU via aplikasi android itu baru mencapai 12,93 persen.

“Data real count ini di-‘update’ langsung oleh masing-masing KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara) melalui aplikasi android, sehingga perkembangan dari jam ke jam bisa diakses langsung oleh publik,” tutur Suprihno.

Kendati sesuai hasil penghitungan lapangan di tingkat KPPS-KPPS, Suprihno mengatakan data penghitungan itu bukan hasil rekapitulasi resmi.

“(rekapitulasi) Resminya nanti berdasar rekap C-1 yang akan dikumpulkan bertahap mulai dari KPPS, PPK, hingga rekapitulasi menyeluruh tingkat kabupaen melalui sidang pleno penetapan hasil rekapitulasi suara pilkada,” ucapnya.

Hampir sama dengan real count KPU, Desk Pilkada Pemkab Tulungagung juga merekap kemenangan pasangan calon petahana Sahto atas Mardiko dengan 61,73 persen banding 38.27 persen.

Potensi kemenangan itu sudah disambut sukaria oleh para pendukung Sahto di berbagai lokasi.

Namun di pihak lain, hasil Pilkada Tulungagung masih mengejutkan sebagian pihak lain mengingat Cabup petahana Syahri Mulyo saat ini terjerat kasus korupsi dan mendekam di tahanan KPK, sejak dua pekan menjelang coblosan lalu. (Inikata/FIN)