oleh

MUI Makassar Minta Sertifikasi Halal Dari Rumah Pemotongan Hewan Jelang Idul Qurban

MAKASSAR, INIKATA.com – Menjelang hari raya Idul Qurban, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar meminta seluruh pedagang makanan dan rumah pemotongan hewan memiliki sertifikasi halal MUI.

Ketua MUI Kota Makassar AGH Baharuddin AS mengungkapkan, sertifikat halal itu menjadi acuan masyarakat sebelum mempercayakan rumah pemotongan hewan sebagai tempat penyembelihan hewan kurbannya.

“Sebaiknya memang ada sertifikasi halalnya, ini juga kan sebagai jaminan bagi masyarakat supaya tidak ada lagi keraguan saat berkurban,” kata AGH Baharuddin, Sabtu (11/8/2018).

Dia mencontohkan, pemerintah Malasyia sangat ketat dalam hal pengawasan produk makanan. Selain sisi kehalalan terjamin, hal itu menurutnya menjadi daya tarik wisatawan muslim dari berbagai negara untuk berkunjung ke negara tetangga tersebut.

“Kenapa Malaysia banyak dikunjungi wisatawan muslim dari belahan dunia, padahal penduduk muslim kita lebih banyak? Itu karena Malaysia sangat ketat mengatur jaminan kehalalan produk makanannya, itu yang harusnya pemerintah kita contohi,” ucap Kiai Baharuddin.

Sementara itu, Pemkot Makassar akan membentuk tim pemeriksa kesehatan hewan kurban menjelang hari raya Idul Adha. Sebanyak 5 tim Ante Mortem tersebut nantinya akan disebar ke seluruh kecamatan.

“Lima tim akan mengcover seluruh kecamatan. Personilnya ada 42 orang, terdiri dari unsur pemerintah, mahasiswa Unhas dan teman-teman perhimpunan dokter hewan Indonesia,”kata salah satu tim Ante Mortem, Agung Putu Wahyuda.(awi)

Komentar