oleh

OJK Awasi Investasi Tak Berizin

MAKASSAR, INIKATA.com – Ototitas Jasa Keuangan (OJK) kembali menemukan entitas atau perusahaan yang menawarkan produk investasi tak berizin. Ke depannya, pengawasan bakal semakin diperketat.

Data OJK, sepanjang Juli kemarin telah ditemukan 20 entitas 20 entitas yang tidak memiliki izin usaha pemasaran produk dan penawaran investasi. Diantaranya, PT Nusa Media Creatif, www.netklikshare.com, Cryptopia Indonesia.

“Di Sulsel kami terus pantau dan awasi. Sejauh ini belum ada temuan kami,” ujar Zulmi, Kepala OJK Regional 6 Sulampua, Jumat (10/8/2018).

Ia membeberkan, kegiatan perlindungan konsumen juga diperkuat oleh Satuan Tugas Waspada Investasi Daerah melalui kegiatan antara lain, rapat koodinasi dan sosialisasi bersama mengenai ”Waspada Investasi Bodong” kepada masyarakat di Kab/Kota di Sulsel.

“Menggunakan produk investasi dari entitas yang tidak berizin itu amat berbahaya. Bisa merugikan. Kalau ada kejanggalan segera lapor ke kami,” pinta Zulmi.

Terkait pengaduan, sejauh ini Kantor OJK Regional 6 telah menerima ratusan laporan atau permintaan yang masuk sepanjang Juli. Dominasi ke sektor perbankan, perihak restrukturisasi kredit.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing, mengutarakan, terkait 20 entitasi yang telah ditemukan beroperasi tanpa izin, itu telah memanggil dan mendorong entitas tersebut untuk mengurus perizinannya sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Masyarakat selalu berhati-hati dalam menggunakan dananya. Jangan sampai tergiur dengan iming-iming keuntungan yang tinggi tanpa melihat risikonya. Yang paling penting, pilih yang berizin,” usulnya.

Informasi mengenai daftar perusahaan yang tidak memiliki izin dari otoritas berwenang, terangnya, dapat diakses melalui Investor Alert Portal pada www.sikapiuangmu.ojk.go.id.

“Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK 157,” kuncinya. (rrs)

Komentar