oleh

Pilwalkot Makassar: Kotak Kosong Diprediksi Banyak yang ‘Menunggangi’

MAKASSAR, INIKATA.com – Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar sudah bisa dipastikan akan berlangsung dengan satu pasangan calon saja atau lawan kotak kosong.

Hal ini terjadi karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar menolak mengikuti putusan Panwaslu Makassar. untuk mengikut sertakan pasangan Moh Ramdan Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi).

Namun, pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) yang akan melawan kotak kosong belum bisa memuluskan langkahnya untuk memenangkan kontestasi kali ini.

Pasalnya, beberapa pengamat berpandangan bahwa selain peluang pasangan Appi-Cicu menang pada pemilihan tersebut, kotak kosong juga memiliki peluan besar untuk memenangkan pertarungan itu.

“Dalam konteks pilkada Makassar, baik kotak kosong atau kolom kosong maupun kandidat peserta APPI-Cicu tentu punya peluang untuk memenangkan kontestasi ini,” tandas pengamat politik Unhas, Sukri Tamma pada INIKATA.com, Minggu (26/5/2018).

Ia mengungkapkan, penentu dalam kondisi ini adalah kemampuan masing-masing pihak untuk menyatukan dukungan dengan bersepakat pada simbol-simbol dukungan, dan alasan kepentingan untuk meramaikan pilwalkot selanjutnya.

“Jika memang pada akhinrya misalnya kotak kosong lebih banyak dipilih oleh mayoritas pemilih di Kota Makassar, saya kira memang akan terbuka peluang bagi banyak kandidat potensial di Kota Makassar untuk ikut meramaikan pilkada berikutnya,” pungkasnya.

Lebih lanjut kata Sukri, orang-orang yang mungkin berada dibelakang dukungan kotak kosong bisa saja datang dengan berbagai kepentingan untuk bertarung pada 2020 mendatang, jika kotak kosong menjadi pemenang.

“Bisa saja mereka mendukung, agar nantinya punya peluang untuk maju jika pilkada diadakan kembali karena kotak kosong menang,” tutupnya.

Dengan alasan tersebut popularitas pendukung kotak kosong bisa datang dari berbagai kalangan dan banyak alasan. (**)

Komentar