oleh

Raja Gowa ke-37 Wafat di Bulan Puasa, Berikut Hikmah dan Janji Allah SWT

INIAKATA.com – Kabar duka menyelimuti kerajaan Gowa, raja Gowa ke-37, Andi Maddusila Andi Idjo menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit Bahagia sekitar 15.30 wita meninggal dalam usia 67 tahun tepat di Bulan Suci Ramadan, Minggu (10/06/2018).

Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah. Terdapat banyak keistimewaan diturunkan di bulan suci tersebut. Salah satunya adalah kepada orang yang meninggal.

Dari Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullahi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan tentang orang yang meninggal dalam kondisi beramal,

مَنْ قَالَ لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ خُتِمَ لَهُ بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ ، وَمَنْ صَامَ يَوْمًا ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ خُتِمَ لَهُ بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ ، وَمَنْ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ خُتِمَ لَهُ بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ

Siapa yang menyatakan Laa ilaaha illallah ikhlas mengharap wajah Allah, dan dia akhiri hidupnya dengan ikrar ini, maka dia masuk surga.

Siapa yang berpuasa dengan ikhlas mengharap wajah Allah, dan dia akhiri hidupnya dengan puasa ini, maka dia masuk surga.

Siapa yang sedekah dengan ikhlas mengharap wajah Allah, dan dia akhiri hidupnya dengan sedekah ini, maka dia masuk surga. (HR. Ahmad 23324 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Orang yang meninggal di bulan Ramadan bisa dibilang istimewa. Sebab meninggal pada bulan tersebut diharapkan khusnul khotimah (akhir yang baik).

“Iya (orang meninggal) ada keutamaannya di hari Jumat dan bulan Ramadan. Keutamaan-keutamaannya diharapkan orang yang meninggal tersebut khusnul khotimah,” kata ustaz Rahman Soleh, dari pondok pesantren As Syafiiyah Bekasi, kepada merdeka.com.

Dia menjelaskan, tanda-tanda khusnul khotimah meninggal dalam keadaan baik atau terus beriman kepada Allah. “Tanda-tanda khusnul khotimah meninggal dalam keadaan baik, lagi ibadah kepada Allah, lagi puasa, seorang yang meninggalnya di akhir hayatnya mengucapkan laillah hailallah,” ujar Rahman.

Seperti dalam surat An Nahl ayat 97 dijelaskan bahwa, siapa saja yang beriman maka Allah akan memberikan pahala lebih baik daripada apa yang dikerjakannya.

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”. (QS An Nahl : 97).(**)

Komentar