Sering Transaksi di Rumah Kos, Bandar Diamankan Kuasai 6,26 Gram Sabu
7 Juni 2018 12:50
Foto: Barang Bukti Sitaan dari tangan Pelaku yang diduga merupakan bandar di Kecamatan Towuti, Luwu Timur.

LUWU TIMUR, INIKATA.com Salah satu rumah kos di Towuti sering terjadi transaksi jual beli narkotika jenis sabu, olehnya Kepolisian Resort (Polres) Luwu Timur, melalui Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Lutim menindak lanjuti informasi tersebut.

Hasilnya, Kepolisian akhirnya mengetahui identitas pelaku yang ternyata merupakan bandar sabu di Towuti, Luwu Timur.

Kedua pelaku tersebut diketahui bernama Syarifuddin alias Syarif (28) warga dusun Bisaka, desa Pekaloa, kecamatan Towuti, pelaku tersebut diduga bandar, bersama dengan rekannya bernama Nirwan alias Minggo Bin Dahari (21), warga dusun Pekaloa, desa Pekaloa, kecamatan Towuti, Luwu Timur.

“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa salah satu rumah kost di Towuti sering terjadi transaksi jual beli narkotika jenis sabu” ungkap Kasat Serse Narkoba Polres Lutim, IPTU Hery, saat dikonfirmasi, Kamis, (07/06)

Awlanya ungkap Hery, usai menerima laporan tersebut, anggota Satres Narkoba melakukan penyeledikan dan hendak meringkus pelaku, namun pelaku melarikan diri dan Polisi hanya mengamankan barang bukti berupa 2 sachet plastik bening yang diduga sabu-sabu.

Setelah pelaku melarikan diri Polisi kembali melakukan penyelidikan dan mendapat info bahwa pelaku berkeliaran diwilayah Towuti.

“Kami membuntuti kendaraan yg diduga di gunakan oleh pelaku dan memberhentikan mobil tersebut, namun yang kami dapati bukan tersangka yang mengemudikan mobil,”

Kendati begitu, tiba-tiba pelaku muncul dgn mengunakan sepeda motor, saat diberhentikan, pelaku sempat melakukan perlawan namun kepolisian berhasil meringkusnya, Kata Hery

Usai berhasil mengamankan pelaku pertama, Polisi kembali melakukan pengembangan dan hasilnya rekan pelaku yakni Nirwan, berhasil di ringkus oleh anggota Satres Narkoba Polres Lutim.

“Kami melakukan koordinasi kepada Kanit Reskrim Towuti dan kepala desa Pekaloa untuk melakukan penggeledahan dan berhasil menangkap Nirwan selaku kurir dirumah yang dicurigai tempat disembunyikannya barang bukti dan hasinya kami menemukan tas kecil yang berisikan sachet plastik bening yang diduga sabu” Lanjutnya

Dari hasil penangkapan dua pelaku ditemukan barang bukti dari tangan Syatifuddin, satu buah HP merk Oppo warna gold, uang tunai sebesar Rp2,4 jt dan satu buah dompet warna hitam.

Sementara rekan pelaku Nirwan disita 13 sachet sabu dengan harga satu paket Rp300 rb, 10 bungkus sachet plastik bening ukuran sedang dengan satu paket sebesar Rp500 rb, 4 Sachet plastik bening ukuran sedang terdapat sisa sabu-sabu, uang tunai sebesar Rp1,2 jt, 1 buah timbangan digital, 1 buah HP merk Oppo warna gold, 1 buah HP merk Samsung lipat warna hitam dengan berat keseluruhan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu 6,26 gram. (**)