oleh

Stok Obat Habis dan Gaji Honorer Dinkes Lima Bulan Belum Terbayar

MAKASSAR, INIKATA.com – Puluhan pegawai honorer yang kesehariannya bertugas di Unit Pelayanan Dinas Kesehatan Provinsi hingga kini tak kunjung mendapatkan haknya. Mereka tak digaji lantaran Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) saat ini belum ditunjuk.

Salah satu pegawai di Unit Pelayanan Kesehatan mengaku sudah lima bulan upahnya tak dibayarkan. Bahkan obat-obatan di Balai Kesehatan pun sudah habis.

“Sudah masuk puasa, kita mau belanja pakai apa? Stok obat saja di sini habis. Gimana soal gaji kita?” ujar pegawai yang enggan disebut namanya.

Ia menambahkan Unit Pelayanan tak bisa berbuat banyak. Ditempatnya, masih ada 14 pegawai outsourcing yang sampai sekarang tak pernah diberi gaji.

“Kami bingung sementara upah kita saja hanya pas-pasan. Semoga Dinkes dan Gubernur bisa segera menangani. Apalagi memasuki ramadan, kebutuhan hidup tentu bertambah,” harapnya.

Saat dikonfirmasi, Penjabat (Pj) Sekeretaris Provinsi Sulsel Tautoto Tana Ranggina mengatakan pencairan gaji honorer tinggal menunggu persetujuan Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono.

“Kita tinggal tunggu tandatangannya pak Gubernur. Beliau lagi diluar Sulsel,” kata Tautoto, Rabu (16/05/2018).

Sementara itu, Kepala Dinkes Sulsel, Rachmat Latief tak menampik hal tersebut. Ia mengatakan, hal ini masih menjadi pembahasan bersama Sekretaris Provinsi dan Penjabat Gubernur. Apalagi ada enam UPTD di dinasnya yang berubah menjadi unit pelayanan kesehatan.

“Kita juga belum bisa pastikan kapan. KPA belum ditunjuk dan masih dibahas,” kata Rachmat, kemarin.

Dia meminta pegawai yang mengeluhkan keterlambatan gaji untuk bersabar, sambil menunggu proses yang sementara dilakukan Pemprov. (Inikata/Fajar Group)

Komentar