oleh

Tak Miliki Bukti Kuat, Bawaslu Sulsel Hentikan Dugaan Pelanggaran Danny Pomanto

MAKASSAR, INIKATA.com – Kasus dugaan pelanggaran Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomato yang saat ini bergulir di Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulsel tidak memiliki bukti yang kuat.

Hal tersebut diungkapkan Komisioner Bawaslu Sulsel Divisi Hukum, Azry Yusuf saat dikonfirmasi via pesan Whattahap, Rabu malam (11/7/2018).

“Sentra Gakkumdu berpendapat bahwa tidak memenuhi syarat formil dan materil,” ungkap Azry Yusuf.

Azry juga mengungkapkan bahwa, bukti yang disodorkan oleh pelapor sangat terbatas. Adapun saksi yang memberikan keterangan juga bukan saksi fakta.

“Tidak ada saksi yang dihadirkan yang hadir di tempat itu yang bisa menyatakan seperti apa yang dilakukan oleh Wali Kota,” singkatnya.

Diketahui, saat Danny Pomanto memenuhi panggilan Bawaslu Sulsel mengungkapkan bahwa ada dua laporan yang disangkakan pada dirinya.

“Ada dua laporan, jadi laporan itu termasuk saya memenuhi ungangan satu komunitas yang kemudian memang mengatasnamakan Kolom Kosong, tapi saya hanya datang sebagai wali kota tidak mengkampanyekan. Yang kedua itu sujud syukur, sujud syukur ini kan ibadah. Sujud syukur itu setelah saya sampaikan pada masyarakat tidak usah ada yang keluar, itupun bukan ide dari saya ya,” kata Danny Pomanto Senin (9/8/2018) malam lalu. (**)

Komentar