oleh

Tak Percaya Appi-Cicu, Rewako: Kita Pilih Kolom Kosong

MAKASSAR, INIKATA.com — Langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar yang menetapkan menjalankan Pilkada di Kota Makassar hanya satu Paslon itu dinilai menggeser demokrasi.

Pasalnya, KPU Makassar menetapkan Paslon, Munafri Arifuddin – Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) yang jika dibandingkan dengan Paslon, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi), hasil surveinya begitu jauh berbeda.

Menurut Koordinator Relawan Kolom Kosong (Rwako) Makassar, Ashar Manrulu mengatakan, dari berbagai lembaga survei pasangan Appi-Cicu tak pernah mencapai diatas 20 persen elekbilitasnya di Masyarakat, namun justru dialah yang sah menjadi peserta Pemilihan Walikota (Pilwali) Makassar 2018.

“Jadi aoa yang musti dilakukan,? Tidak ada pilihan lain, rakyat harus bersatu pertahankan demokrasi,” kata Ashar saat sedang mengkampanyekan kolom kosong di Kolom Jembatan Flyover, jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (5/6/2018).

Untuk itu, Ashar dan pihaknya mengajak masyarakat untuk memenangkan kolom kosong. Sebab menurutnya, tak elo’ rasanya jika dipimpin Walikota yang salah-salah.

“Rakyat harus bersatu, bergotong royong memenangkan kolom kosong atau kotak kosong. Karena bila kolom kosong menang, itu berarti akan kembali dilakukan penjaringan calon Walikota dan wakil Walikota Makassar, sehingga sangat berpeluang bisa muncul dua atau banyak calon,” pungkasnya.

Komentar