oleh

Tidak Bayar Pajak, 201 Kios Pasar Sentral Pangkajene Disegel 

SIDRAP, INIKATA.com – Sejumlah pedagang yang beraktivitas di pasar sentral Pangkajene yang menempati lods, kios dan pelataran terdata oleh pengelola pasar belum bayar restribusi pajak.

Ada sekitar 201 penjual yang menempati fasilitas pasar tersebut telah menunggak pajak sejak tahun 2017 lalu hingga sekarang ini pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sidrap bekerjasama pengelola pasar menyegel fasilitas pasar, Jumat (14/9/2018).

“Karena pemiliknya tidak membayar retribusi tahunan, makanya kita turun melakukan penyegelan,” kata Kepala Bidang Perda Dinas Satpol PP dan Damkar, Halman, di sela-sela penyegelan.

Menurutnya, tunggakan retribusi tahunan pasar Sentral Pangkajene sejak 2017 lalu mencapai Rp243 juta lebih dari 279 fasilitas pasar, namun pada saat akan dilakukan penyegelan, sebanyak 78 pemilik kios melakukan pembayaran, sehingga sisanya sebanyak 201 fasilitas terpaksa harus disegel.

“Ini peringatan agar para pemilik kios, lods maupun pelataran yang disegel itu segera membayar, kalau tidak akan ditarik dan dipindah tangankan kepada yang berminat,” katanya.

Sementara itu, Kepala pasar sentral Pangkajene, Sidrap, Andi Hasanuddin yang ditemui terpisah mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan efek jera kepada penjual yang menempati fasilitas pasar yang dinilai kurang memiliki kesadaran dalam membayar pajak. (Hasman)

Komentar